Sabtu, 04 Februari 2012

KESADARAN BARU

KESADARAN BARU

Setiap orang pasti punya sesuatu yang dibanggakan: kekayaan,
pendidikan, pengalaman, koneksi, status, dan sebagainya. Hal-hal
yang semestinya menjadi sampiran itu sedikit banyak seperti
memberikan identitas pada diri kita. Jika tak hati-hati, siapa diri
kita akan ditentukan oleh apa yang ada dan melekat dalam diri kita.
Ini berbahaya.

Paulus, dalam perjalanan hidupnya, mengalami pengalaman yang
sedemikian mengubahkan sehingga segala macam sampiran hebat pada
masa lalu, kini baginya adalah sampah. Bahasa asli yang dipakai
Paulus ialah: "kotoran". Penyebab perubahan itu ialah: pengenalan
akan Kristus (ayat 8). Namun demikian, Paulus tetap sadar bahwa
pengalaman itu adalah pengalaman anugerah, bukan pengalaman untuk
mengendalikan Tuhan. Ia tetap sadar akan ketidaksempurnaannya:
"Bukan seolah-olah aku telah memperoleh hal ini atau telah sempurna
... aku mengejarnya, kalau-kalau aku dapat juga menangkapnya ..."
(ayat 12). Pengalamannya dengan Tuhan tidak membuatnya sombong pun
takabur. Bukan karena ia telah me nangkap Kristus, melainkan justru
ia te-lah ditangkap Kristus. Paulus juga tak ingin dipenjara oleh
pengalaman rohani hebat masa lalu. Baginya hidup rohani berarti
berjalan maju menapaki masa kini menuju masa depan.

Bagaimana dengan kita? Apakah kita hanya larut dalam kebanggaan
kita-pada masa lalu? Ataukah kita sadar penuh bahwa kita mesti
selalu berjuang, dalam anugerah Allah, untuk makin lama makin
mengenal-Nya? Kiranya teladan rasul Paulus meletakkan kehausan dan
kerinduan dalam hati kita untuk hidup makin mengasihi Tuhan. --DKL

Apakah yang lebih bernilai dalam hidup ini
selain kesempatan untuk makin mengenal-Nya hari lepas hari?

Ayat Alkitab: Filipi 3:1-16

1 Akhirnya, saudara-saudaraku, bersukacitalah dalam Tuhan. (3-1b)
Menuliskan hal ini lagi kepadamu tidaklah berat bagiku dan
memberi kepastian kepadamu.
2 Hati-hatilah terhadap anjing-anjing, hati-hatilah terhadap
pekerja-pekerja yang jahat, hati-hatilah terhadap
penyunat-penyunat yang palsu,
3 karena kitalah orang-orang bersunat, yang beribadah oleh Roh
Allah, dan bermegah dalam Kristus Yesus dan tidak menaruh
percaya pada hal-hal lahiriah.
4 Sekalipun aku juga ada alasan untuk menaruh percaya pada hal-hal
lahiriah. Jika ada orang lain menyangka dapat menaruh percaya
pada hal-hal lahiriah, aku lebih lagi:
5 disunat pada hari kedelapan, dari bangsa Israel, dari suku
Benyamin, orang Ibrani asli, tentang pendirian terhadap hukum
Taurat aku orang Farisi,
6 tentang kegiatan aku penganiaya jemaat, tentang kebenaran dalam
mentaati hukum Taurat aku tidak bercacat.
7 Tetapi apa yang dahulu merupakan keuntungan bagiku, sekarang
kuanggap rugi karena Kristus.
8 Malahan segala sesuatu kuanggap rugi, karena pengenalan akan
Kristus Yesus, Tuhanku, lebih mulia dari pada semuanya. Oleh
karena Dialah aku telah melepaskan semuanya itu dan
menganggapnya sampah, supaya aku memperoleh Kristus,
9 dan berada dalam Dia bukan dengan kebenaranku sendiri karena
mentaati hukum Taurat, melainkan dengan kebenaran karena
kepercayaan kepada Kristus, yaitu kebenaran yang Allah
anugerahkan berdasarkan kepercayaan.
10 Yang kukehendaki ialah mengenal Dia dan kuasa kebangkitan-Nya
dan persekutuan dalam penderitaan-Nya, di mana aku menjadi
serupa dengan Dia dalam kematian-Nya,
11 supaya aku akhirnya beroleh kebangkitan dari antara orang mati.
12 Bukan seolah-olah aku telah memperoleh hal ini atau telah
sempurna, melainkan aku mengejarnya, kalau-kalau aku dapat juga
menangkapnya, karena akupun telah ditangkap oleh Kristus Yesus.
13 Saudara-saudara, aku sendiri tidak menganggap, bahwa aku telah
menangkapnya, tetapi ini yang kulakukan: aku melupakan apa yang
telah di belakangku dan mengarahkan diri kepada apa yang di
hadapanku,
14 dan berlari-lari kepada tujuan untuk memperoleh hadiah, yaitu
panggilan sorgawi dari Allah dalam Kristus Yesus.
15 Karena itu marilah kita, yang sempurna, berpikir demikian. Dan
jikalau lain pikiranmu tentang salah satu hal, hal itu akan
dinyatakan Allah juga kepadamu.
16 Tetapi baiklah tingkat pengertian yang telah kita capai kita
lanjutkan menurut jalan yang telah kita tempuh.


www.askopgideon.com Powered by Telkomsel BlackBerry®

Tidak ada komentar:

Posting Komentar