Rabu, 15 Februari 2012

Kembangkan Orang di sampingmu

 

Kembangkan Orang di sampingmu
Yohanes 1:41

 

Andreas mula-mula bertemu dengan Simon, saudaranya, dan ia berkata kepadanya: "Kami telah menemukan Mesias (artinya: Kristus) (Yohanes 1:41).

 

     Menciptakan "satu orang satu pelayan" penting dilakukan, baik dalam pekerjaan yang digeluti sehari-hari maupun dalam pelayanan gereja, agar tidak terjadi kekosongan  orang di dalamnya di kemudian hari. Prinsipnya, tiap orang membawa satu jiwa untuk dikader, dilatih, dididik, diberi kesempatan maju;  didampingi dengan proses mentoring merupakan hal yang perlu dilakukan agar pelayanan tidak menjadi ompong dan terhenti, sekaligus kita diajar untuk menghargai ada potensi orang lain di sekitar kita,  dan mereka diajar untuk maju.

     Andreas membawa Simon Petrus kepada Yesus, ketika dirinya sudah menjadi murid-Nya tampa rasa iri, kalau kelak Simon Petrus akan menjadi tokoh yang lebih besar dibanding dengan dirinya (Yohanes 1:41).  Filipus yang sudah dipanggil Yesus terlebih dahulu, membawa Natanael bergabung menjadi murid Yesus dengan berkata:

"kami telah menemukan dia yang disebut dalam kitab Musa dan kitab para Nabi yaitu Yesus, anak Yusuf dari Nazaret" (Yohanes 1:45). Intinya, mereka  yang sudah lebih dahulu bergabung dengan Yesus, lalu mengajak orang lain ikut serta,  melangkah bersama sama, serta menjalani hidup bersama dengan Yesus selama tiga tahun sebagai proses pembentukan dan pengembangan diri. Hasilnya selain diri kita bertumbuh,  orang lain di sekitar kita juga bertumbuh, baik karakter kepribadian, maupun kemampuannya.

     Pengalaman, plus kemampuan dan ketrampilan akan bertumbuh bersama-sama,  dan berjalan seiiring jikalau kita mempunyai mentalitas mau mengembangkan orang lain di samping kita. Kecuali kalau Anda mempunyai sifat tidak mau tersaingi orang lain, dan mudah curiga dengan kemajuan rekan Anda, maka Anda sengaja menutup diri Anda untuk tidak mau mengembangkan orang lain di sekitar Anda tumbuh dan berkembang. Lalu, siapa yang sebenarnya rugi, kalau seorang mempunyai mentalitas takut tersaingi? Ya seluruh institusi yang ada, bukan hanya devisi di bawah Anda, karena orang yang disiapkan terjun ke lapangan tersebut tampil miskin pengalaman.  Bagaimana sikap Anda saat ini?

 

Anda tidak mau mengembangkan orang-orang di dekat Anda karena Anda takut tersaingi?


 


www.askopgideon.com Powered by Telkomsel BlackBerry®

Tidak ada komentar:

Posting Komentar