John Niggeling (56) men-delete email dari seorang pengusaha Afrika yang
menawarkan membagi harta padanya. Dia juga menolak iklan yang menjanjikan
keuntungan ribuan dolar dalam seminggu. Namun tiga tahun lalu, seorang
keponakannya menceritakan sebuah bisnis yang akan memberikan keuntungan 10%
dari jumlah investasinya per bulan. Dia kemudian menginvestasikan uang
pengsiunnya sebesar 25.000 dolar. Seminggu kemudian, John langsung menerima
kiriman cek sebesar $ 2.200. Hal tersebut membuatnya bersemangat, dan
menambah investasi sebesar $ 83.000. Tapi sebulan kemudian pemerintah
membekukan perusahaan tersebut karena telah melakukan penipuan terhadap
1.700 investor dengan nilai investasi sekitar 24.5 juta dolar. Maka
lenyaplah seluruh uang pengsiun John dalam sekejab. Bagaimana caranya
agar Anda tidak mengalami seperti John? Ada 4 hal yang perlu Anda
perhatikan. Jangan dibutakan oleh ajakan teman atau keluarga.
Cara terbaik untuk menghindari setiap penipuan keuangan adalah mempelajari
setiap penawaran investasi sebaik mungkin. Teman atau keluarga Anda boleh
saja mengatakan bahwa bisnis tersebut legal, namun untuk menginvestasikan
uang jutaan rupiah Anda harus melakukan konsultasi dengan seorang akuntan
atau seorang perencana keuangan professional. Jangan membuat
keputusan penting apapun termasuk dalam hal keuangan saat sedang sedih atau
kehilangan orang terkasih. Tragedi sering kali memperlemah penilaian Anda,
hal ini telah dibuktikan oleh para perencana keuangan yang melihat klien
demi klien membuat keputusan keuangan yang salah dan mengakibatkan
kehilangan yang besar. Ketika Anda sedang sedih, banyak orang yang
pura-pura simpati dengan Anda dan bisa saja berakhir dengan menipu Anda.
Standarnya, jangan membuat komitmen keuangan selama enam bulan setelah
kematian salah satu anggota keluarga Anda atau krisis lainnya. Jika Anda
tidak dapat menunggu, paling tidak konsultasikan dengan sahabat yang bisa
dipercaya atau konselor keuangan sebelum bertindak. Jangan
berbuat gegabah saat mengalami krisis keuangan. Pastikan Anda ingat bahwa
saat Anda dalam krisis keuangan Anda merasa miskin, hal ini menarik lebih
banyak penipuan kedalam hidup Anda. Jadi mintalah bantuan dari sumber yang
terpercaya. Contohnya, jika hutang adalah masalahnya, beritahu kreditor
bahwa Anda sedang mengalami bahaya keuangan dan lakukan negosiasi ulang
dari pada mengharapkan mukjizat yang tidak jelas asalnya dari
mana. Jangan mudah percaya dengan janji uang gampangan. Kritis
adalah hal yang penting dalam melindungi Anda dari resiko kehilangan yang
besar. Tapi jika Anda gagal mengikuti aturan yang lain sabar maka Anda
juga akan mudah jatuh dalam penipuan. Dalam hidup ini tidak ada uang yang
diraih dengan mudah. Anda harus sabar dalam melakukan investasi, dan jangan
tergiur keuntungan dalam waktu singkat. Source : CNN Money/jawaban.com
__________________________________________________
Apakah Anda Yahoo!?
Lelah menerima spam? Surat Yahoo! memiliki perlindungan terbaik terhadap spam
http://id.mail.yahoo.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar