Senin, 17 Desember 2012

"Induk Rusa Yang Menepati Janjinya"

"Induk Rusa Yang Menepati Janjinya"

Seekor induk rusa bersama dengan kedua anaknya yang sudah mulai belajar berjalan. Ketika itu pagi buta saat kedua anaknya masih tidur, induk rusa keluar pergi mencari makanan, dia bermaksud setelah pulang ia akan mengajar anak-anaknya mencari makan serta menjaga diri menghindari dari bahaya.
Setelah mendapat makanan rumput hijau yang segar, di perjalanan pulang ia terjebak dalam perangkap yang dibuat oleh pemburu. Sambil menangis, induk rusa itu memikirkan kedua anaknya.
Sang pemburu akhirnya tiba, induk rusa berlutut memohon kepada pemburu untuk membiarkannya pulang ke rumah memberi makan serta mengajari anaknya mencari makan, dia berjanji keesokkan harinya akan kembali ke sini menyerahkan diri.
Pemburu melihat rusa ini dapat berbicara, di dalam hatinya sangat terkejut dan gembira, dia memutuskan akan mempersembahkan rusa ajaib ini kepada raja, supaya dia menjadi terkenal dan mendapat hadiah dari raja. Tetapi setelah berpikir sejenak, dia berubah pikiran, melepaskan induk rusa pulang.
Induk rusa bergegas berlari pulang, suasana hatinya sangat sedih memikirkan kedua anaknya, setelah sampai dirumah dia berkata kepada kedua anaknya, "Anakku, mama akan menceritakan sebuah kebenaran dan ketidakkekalan di dunia ini kepada kalian, jika kalian sudah memahami kebenaran ini, maka kelak kalian akan siap menghadapi masalah apa pun."
"Kalian nantinya tidak akan terlalu sedih lagi. Kalian harus ingat hidup ini sangat singkat, segalanya akan berubah tidak pernah abadi, nilai dari keluarga, kasih sayang semuanya tidak abadi….," ujar induk rusa itu.
Anak-anaknya sambil menangis bertanya, "Lalu kenapa mama masih harus menepati janji kepada orang jahat tersebut?." Induk rusa berkata, "Tanpa kepercayaan, dunia akan hancur, tidak ada kejujuran dunia akan runtuh, demi kelangsungan dan harapan dunia, saya rela berkorban, daripada menipu orang lain. Mama rela mati demi kejujuran, dari pada menipu untuk hidup."
Setelah selesai berkata sambil menahan tangisannya induk rusa berlari keluar, anak-anak rusa mengejar dengan sekuat tenaga. Pemburu melihat induk rusa memenuhi janjinya datang kembali, menjadi sangat terharu dengan tangan merangkap di depan dada dan berlutut dia berkata kepada induk rusa, "Engkau bukan seekor rusa biasa, engkau pasti makhluk jelmaan surgawi."
"Welas asihmu membuat orang sangat terharu, kejujuranmu membuat saya sangat malu. Silahkan engkau kembali, saya tidak akan menyakitimu lagi, bahkan mulai saat ini saya tidak akan menyakiti seekor binatang pun," kata si pemburu itu.
Pelajaran yang bisa kita petik dari cerita diatas adalah: Sifat welas asih dan kejujuran dari induk rusa ini akhirnya membangkitkan niat baik serta membangkitkan watak dasar dan sisi baik dari pemburu tersebut.
http://www.qbonk.com/?reg=askopgideon
Powered by Telkomsel BlackBerry®

Tidak ada komentar:

Posting Komentar