Sabtu, 10 Juli 2010

Melayani TUHAN Selamanya

Seri : Membalas Kebaikan TUHAN
Matius 18 : 23-24

18:23Sebab hal Kerajaan Sorga seumpama seorang raja yang hendak mengadakan
perhitungan dengan hamba-hambanya.
18:24Setelah ia mulai mengadakan perhitungan itu, dihadapkanlah kepadanya
seorang yang berhutang sepuluh ribu talenta.


Hutang kita kepada TUHAN adalah utang kehidupan kekal. Seharusnya kita dibuang
ke dalam lautan api dan terpisah dari hadirat TUHAN selama-lamanya, tetapi
TUHAN Yesustelah menebus kita dengan darah-NYA sehingga kita terbebas dari api
kekal.

Kita tidak dapat membalas kebaikan TUHAN. Apa pun yang kita lakukan tidak akan
sebanding dengan apa yang TUHAN telah lakukan bagi kita. Dalam Mat. 18:24
dikisahkan seseorang yang berutang 10.000 talenta. Satutalenta merupakan suatu
jumlah yang besar, yaitu sejumlah 6000 dinar. Upah seorang pekerja pada waktu
itu 1 dinar per hari, jadi 6000 dinar adalah upah pekerja selama hampir 17
tahun. Jadi 10.000 talenta setara upah pekerja selama 164.383 tahun! Ini
berbicara bahwa apa yang ditanam TUHAN dalam diri kita adalah sesuatu yang
mahal dan berharga. Investor Agung itu menginvestasikan modal-NYA yang besar
dalam hidup kita, yaitu dengan darah yang ditumpahkan di bukit Golgota untuk
membeli atau menyelamatkan kita.

Bagaimanapun kita tidak akan dapat membalas kebaikan TUHAN seimbang dengan apa
yang IA telah berikan kepada kita. Bahkan hidup sejuta tahun melayani TUHAN di
dunia pun belum dapat mengimbangi kebaikan TUHAN kepada kita. Ada satu langkah
yang dapat kita lakukan untuk mengimbangi kebaikan TUHAN yang telah terima,
yaitu dengan melayani TUHAN selama-lamanya di Kerajaan-NYA nanti. Untuk ini
perlu dijelaskan bahwa Kerajaan Surga bukanlah tempat untuk hanya duduk-duduk
tanpa kerja. Surga adalah sebuah aktivitas kehidupan, seperti yang kita alami
di bumi. Pola ini tampak jelas ketika TUHAN menciptakan manusia pertama, bahwa
mereka harus bekerja. Firdaus bukan tempat untuk tidur-tiduran saja, melainkan
ruang kerja manusia pertama. Kerajaan Surga adalah ruang kerja manusia yang
diselamatkan dalam Yesus Kristus.

Dalam kekekalan itulah kita dapat membalas kebaikan TUHAN dengan melayani DIA
selama-lamanya. Tetapi tidak semua orang akan diperkenankan membalas
kebaikan-NYA. Hanya orang-orang yang sekarang ini membalas kebaikan TUHAN
dengan melayani DIA lah yang akan diperkenankan untuk melayani-NYA di dalam
Kerajaan-NYA nanti. Hidup di dunia ini merupakan sebuah pilihan, apakah kita
akan melayani TUHAN selamanya di Kerajaan Surga atau melayani setan dalam
kerajaan kegelapan selama-lamanya. Oleh sebab itu panggilan untuk melayani
TUHAN, hendaknya tidak ditanggapi sebagai beban, tetapi kesempatan untuk lolos
dari api kekal dan masuk dalam pelayanan bagi Sang Maha Raja di Surga.


http://virtuenotes.blogspot.com


__________________________________________________
Apakah Anda Yahoo!?
Lelah menerima spam? Surat Yahoo! memiliki perlindungan terbaik terhadap spam
http://id.mail.yahoo.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar